Indonesia: Inflasi Kehilangan Traksi Lebih Lanjut – UOB

Ekonom di UOB Group Enrico Tanuwidjaja dan Haris Handy di UOB Group menilai angka inflasi Indonesia terbaru.

Kutipan Utama

“Inflasi untuk Juni 2020 melambat ke 1,96% y/y dibandingkan dengan 2,19% di Mei; tingkat inflasi tahunan terendah sejak tahun 2000 di bulan Juni (di 2,04% y/y) dan sedikit di bawah kisaran target bank sentral. Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional Indonesia menegaskan kembali bahwa inflasi rendah yang terlihat tahun ini disebabkan oleh daya beli yang lebih lemah karena pandemi yang mengekang permintaan konsumen.”

“Inflasi inti turun lebih jauh untuk bulan ke 4 berturut-turut di bulan Juni ke 2,26% y/y, mengindikasikan permintaan yang lebih lemah di tengah pembatasan sosial berskala besar yang telah diberlakukan oleh pemerintah sejak akhir Maret untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Inflasi makanan melambat ke 3,03% y/y di bulan Juni vs 3,37% di bulan Mei. Inflasi pakaian dan sepatu melambat ke 1,27% y/y di bulan Juni vs 1,95% di bulan Mei. Sementara itu, harga transportasi serta jasa informasi-komunikasi-dan-keuangan turun paling besar, mengempis masing-masing 0,95% y/y dan 0,3% y/y.”

“Ke depan, kami memperkirakan inflasi utama tetap terkendali. Kebutuhan dasar tetap menjadi prioritas utama karena konsumen masih ragu untuk membeli barang yang tidak penting. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terus secara konsisten menjaga stabilitas harga. Secara keseluruhan, dengan inflasi cenderung berada di ujung bawah target inflasi 2,0-4,0% pemerintah, Bank Indonesia (BI) terus memiliki ruang untuk suku bunga yang lebih rendah; khususnya mengingat bahwa momentum pertumbuhan masih terancam oleh COVID-19. Kami terus memperkirakan penurunan suku bunga 25 bps di kuartal ketiga untuk mengakhiri tahun di 4,00%."

EUR/USD: Tanda-Tanda Tentatif Untuk Penurunan

EUR/USD tidak dapat mempertahankan kenaikan menyusul angka tenaga kerja AS yang optimis dengan pasangan ini terlihat tanpa arah di sekitar 1,1230 pada
Read more Previous

GBP/USD: Kesepakatan Brexit Akan Angkat Cable Menuju 1,40 Pada Akhir Tahun – Standard Chartered

Ekonom di Standard Chartered berpikir pasar terlalu suram terhadap potensi kesepakatan Brexit dan memperkirakan GBP/USD di 1,40 pada akhir tahun dan E
Read more Next