Jumlah Kunjungan Toko Inggris Runtuh Selama Penguncian Virus Corona – Survei BRC/Shopper Trak

Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh badan perdagangan British Retail Consortium (BRC) dan perusahaan data ritel ShopperTrak, jumlah warga negara Inggris yang mengunjungi toko-toko turun tajam pada bulan April, dalam menghadapi penguncian virus Corona yang menghentikan kegiatan ekonomi di Inggris.

Footfall, jumlah orang yang mengunjungi toko, turun 84,7% secara tahunan, survei tersebut menemukan.

Helen Dickinson, Kepala Eksekutif BRC, mengatakan: "Lockdown telah secara dramatis memotong lalu lintas pejalan kaki di seluruh lokasi ritel, dengan sebagian besar toko fisik ditutup untuk umum."

"Penurunan ini sedikit kurang dramatis di taman ritel di mana sebagian besar supermarket dan toko-toko penting lainnya tetap terbuka, sedikit mengurangi jumlah keseluruhan footfall," tambahnya.

Rabu lalu, survei BRC menunjukkan bahwa belanja konsumen Inggris turun sebesar 20% pada bulan April, setelah pandemi virus Corona yang menyebabkan penguncian sosial dan ekonomi.

Berita Harga USD/IDR: Rupiah Indonesia Berjuang Di Dekat Terendah 2 Pekan

USD/IDR memantul dari terendah dua pekan di 14.863 menjelang sesi Eropa pada hari ini. Meski begitu, garis tren turun jangka pendek, serta perdagangan
Read more Previous

Analisa Harga USD/INR: Rupee India Terjebak Dalam Kisaran 75-76,24

Rupee India tidak memiliki bias arah yang jelas sebagaimana dibuktikan oleh geraakan sideway USD/INR baru-baru ini di kisaran 75,00 hingga 76,24.  Pe
Read more Next