Ketahanan Relatif FX Negara Berkembang Dalam Sell-Off Aset Berisiko - Goldman Sachs

FXStreet - Kamakshya Trivedi, Analis Riset di Goldman Sachs, menunjukkan bahwa setelah memulai tahun pada posisi yang tidak menguntungkan, FX negara berkembang relatif tangguh bahkan di tengah-tengah sell-off global dalam aset-aset berisiko selama bulan lalu.

Kutipan Penting

"Kami menganggap ketahanan relatif ini akibat rebound lokal harga minyak dan stabilitas lokal di fix CNY (dan CNH) sejak pertengahan Januari. Dalam jangka menengah, valuasi untuk FX negara berkembang telah pergerak ke tingkat yang lebih suportif dengan model kami menyediakan sinyal undervaluation terkuat untuk RUB, MXN, dan PLN.

Ke depan, kami berharap mata uang negara berkembang yang mengekspos China (termasuk KRW, MYR, THB) dan produsen komoditas non minyak (termasuk CLP ZAR dan PEN) berkinerja lemah."

China Harus Menghindari Kebijakan Moneter Yang Terlalu Longgar – PBoC Yi

Yi Gang, Wakil Gubernur Bank Sentral China (PBoC) diberitakan, berbicara di forum reformasi struktural di Beijing.
আরও পড়ুন Previous

Prakiraan EUR/USD: Fokus Pada KTT UE – Commerzbank dan UOB

EUR/USD berada di bawah tekanan jual baru pada hari Kamis, meskipun telah berhasil kembali ke 1,1100 dilatarbelakangi pembicaraan yang sedang berlangsung antara Uni Eropa-Inggris dalam KTT Uni Eropa yang berakhir hari ini.
আরও পড়ুন Next