Fokus Hari Ini di Indonesia: Rupiah di Area 17.887, Menantikan Data Penjualan Ritel
Berikut adalah yang perlu diketahui untuk perdagangan Rupiah pada Jumat, 9 Oktober:
Indeks Dolar AS di 102,13 yang lebih tinggi 0,01% pada basis harian, mengambil napas setelah ditutup merah kemarin. Indeks tampaknya berhenti sejank setelah meraih tertinggi baru 2026 di 102,53 pada 5 Oktober, bergerak sideways sebelum menentukan arah selanjutnya.
Kalender ekonomi AS hari ini hanya memuat data Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan pendahuluan pada pukul 14:00 GMT (21:00 WIB) yang diprakirakan sebesar 47,6 dari 48,1. Data tersebut disertai dengan Ekspektasi Inflasi Konsumen 1 tahun dan 5 tahun.
Sementara itu di sisi Rupiah, mata uang ini berada di area 17.887 per Dolar AS. Pada dasarnya, mata uang ini bergerak sideways setelah menguat ke 17.830 pada 30 September.
Sorotan kini beralih ke kalender ekonomi Indonesia hari ini. Bank Indonesia dijadwalkan akan merilis data Penjualan Ritel Agustus pada pukul 03:00 GMT (10:00 WIB). Dalam laporan sebelumnya, Penjualan Rite naik 1,1% tahun-ke-tahun dan tidak ada prakiraan konsensus untuk data ini.
Indikator Ekonomi
Penjualan Ritel (Thn/Thn)
Data Penjualan Ritel, dirilis oleh Statistik Indonesia, mewakili total pembelian konsumen dari toko ritel. Ini memberikan informasi berharga tentang pengeluaran konsumen yang merupakan bagian konsumsi dari PDB. Meningkatnya penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun, jika kenaikannya lebih besar dari perkiraan, mungkin inflasi.
Baca lebih lanjut