Dolar Australia naik tipis terhadap Yen Jepang setelah data Neraca Perdagangan

  • AUD/JPY mengurangi kerugian hariannya setelah Neraca Perdagangan Australia pada April berbalik menjadi surplus 1.791 Miliar dari defisit sebelumnya.
  • JPY menguat seiring para trader memprakirakan potensi kenaikan suku bunga Bank of Japan akhir bulan ini.
  • Menteri Keuangan Jepang Katayama menekankan bahwa volatilitas pasar energi yang terus berlanjut mengharuskan Jepang tetap siap untuk mengambil "tindakan yang tepat."

AUD/JPY mengurangi kerugian hariannya, tetap berada di wilayah negatif dan diperdagangkan sekitar 114,10 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini menerima dukungan minor karena Dolar Australia (AUD) menguat setelah rilis data Neraca Perdagangan Australia.

Biro Statistik Australia (ABS) melaporkan pada hari Kamis bahwa Neraca Perdagangan berbalik menjadi surplus sebesar 1,791 Miliar secara bulanan (MoM) pada April, setelah defisit sebesar 1,024 Miliar pada pembacaan sebelumnya (direvisi dari 1,841 Miliar). Konsensus pasar memperkirakan surplus sebesar 1,800 Miliar. Ekspor Australia naik sebesar 7,2% MoM pada April dari penurunan 2,5% yang tercatat pada Maret (direvisi dari -2,7%). Sementara itu, Impor meningkat sebesar 0,8% MoM, dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya sebesar 12,2% (direvisi dari 14,1%).

Sementara itu, Yen Jepang (JPY) menguat seiring para trader terus memprakirakan kenaikan suku bunga lain dari Bank of Japan (BoJ) akhir bulan ini karena para pembuat kebijakan menghadapi kenaikan biaya dan Yen yang tetap lemah, keduanya diperparah oleh ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengadopsi sikap hawkish dalam pidatonya di Tokyo pada hari Rabu. Ia menekankan bahwa bank sentral harus mempertimbangkan dengan cermat keseimbangan kenaikan suku bunga jika tekanan inflasi mulai menjadi ancaman yang lebih besar dibandingkan risiko terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sementara itu, Tokyo tetap sangat waspada terhadap volatilitas mata uang. Menteri Keuangan Satsuki Katayama menolak berkomentar pada hari Selasa mengenai pergerakan pasar spesifik atau data intervensi terbaru, namun ia memperingatkan bahwa ketidakstabilan yang terus berlanjut di pasar energi mengharuskan Jepang tetap siap untuk mengambil "tindakan yang tepat." Dengan memandang potensi intervensi sebagai manajemen ekonomi komprehensif daripada sekadar pertahanan nilai tukar, Katayama mencatat bahwa Tokyo secara aktif memantau pasar dengan koordinasi erat bersama Amerika Serikat.

Indikator Ekonomi

Neraca Perdagangan (Bln/Bln)

Neraca perdagangan yang dirilis oleh Biro Statistik Australia adalah perbedaan nilai impor dan ekspor barang Australia. Data ekspor dapat memberikan refleksi penting dari pertumbuhan Australia, sementara impor memberikan indikasi permintaan domestik. Neraca Perdagangan memberikan indikasi awal kinerja ekspor bersih. Jika permintaan dalam pertukaran untuk ekspor Australia terlihat stabil, hal itu akan menjadi pertumbuhan positif dalam neraca perdagangan, dan itu seharusnya positif bagi AUD.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Kam Jun 04, 2026 01.30

Frekuensi: Bulanan

Aktual: 1,791Jt

Konsensus: -

Sebelumnya: -1,841Jt

Sumber: Australian Bureau of Statistics

Emas Antam 1 Gram Dijual di Harga Rp2.759.000, Turun Rp15.000

Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.759.000 hari ini yang turun Rp15.000 dari harga kemarin Rp2.774.000 seperti diinformasikan dalam situs Logam Mulia. Sementara itu, Emas Antam 0,5 gram dijual di harga Rp1.429.500 dan 1.000 gram di Rp2.699.600.000.
Leia mais Previous

Pound Inggris Naik Tipis terhadap USD yang Melemah; Tanpa Keyakinan Bullish yang Kuat karena Risiko Iran Terus Berlanjut

Pasangan mata uang GBP/USD menarik beberapa pembeli di level terendah setelah penurunan hari sebelumnya yang kembali mendekati level terendah mingguan dan diperdagangkan di atas level 1,3400 selama sesi Asia pada hari Kamis
Leia mais Next